Sebelum berhasil menemukan teori evolusi yang fenomenal hingga sekarang, Charles Darwin bersama kapal Beagle menyusuri garis pantai Amerika Selatan selama 5 tahun. Dari perjalanan tersebutlah Darwin menemukan banyak fosil makhluk hidup. Kemudian di menelitinya dan merangkum teori. Selama perjalanannya berlayar menyusuri Amerika Selatan, ia sering membaca buku karangan Charles Lyell, John Herschel, dan Alexander von Humboldt. Merekalah yang mempengaruhi karyanya. Selama ekspedisi ini, ternyata ada banyak fakta-fakta menarik yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. Berikut adalah fakta menraik dari Charles Darwin saat melakukan ekspedisi bersama Kapal Beagle.

Tidak Mendapat Izin dari Sang Ayah
Kapten HMS Beagle, Robert FitzRoy, memilih Darwin untuk mendampingi ekspedisinya menyusuri Amerika Selatan. Akan tetapi, ayah Darwin, Robert Darwin, menolaknya. Robert Darwin beranggapan bahwa ekspedisi itu hanya pemborosan waktu saja. Akan tetapi, berkat bujukan dari Josiah Wedgwood II, akhirnya ayahnya menyetujuinya.

Menjadi Pendamping Kapten tanpa Dibayar
Berdasarkan rekomendasi dari Pendeta John Stevens Henslow, kapten Robert Fitzroy merekrut Darwin sebagai pendamping tanpa bayaran. Darwin langsung menyetujuinya karena ia punya tujuan lain untuk melakukan penelitian geologis di Amerika Selatan.

Rencana Ekspedisi Awal hanya 2 tahun
Rencananya, ekspedisi bersama HMS Beagle ini direncanakan hanya 2 tahun. Akan tetapi, karena berbagai kendala, ekspedisi ini baru selesai setelah 5 tahun perjalanannya menyusuri Amerika Selatan.

Sering Mabuk Laut
Meskipun sudah sering berlayar, Charles Darwin masih sering menderita penyakit mabuk laut. Hal ini terus dialaminya selama ekspedisi tersebut.

Itulah fakta-fakta unik yang dibuat oleh salah satu bettor http://bengkelbola.org selama Darwin berlayar bersama HMW Beagle. Mengabdikan diri sebagai seseorang yang selalu ingin tahu dengan dunia luar, terutama dunia geologis menuntut Darwin untuk pantang menyerah. Tentu ada banyak kendala selama ekspedisi tersebut, terutama karena kesehatan Darwin tidak sebagus orang pada umumnya. Ia dikenal sebagai orang yang sering sakit-sakitan, apalagi jika menanggapi banyak penentangan terkait teori barunya. Meski begitu, ia tak pernah menyerah. Sampai hari ini, terbukti teorinya memang sangat bermanfaat. Namanya pun masih dikenal hingga sekarang.