Siapa yang tidak mengenal sosok ilmuan yang satu ini? Charles Darwin adalah seorang naturalis sekaligus pakar geologi dari Inggris yang namanya dikenal di seluruh Indonesia. Pelajar Indonesia sedikit banyak telah mengenal sosok ini. Melalui teori evolusi yang diciptakannya, Darwin berhasil mematenkan namanya di seluruh penjuru dunia. Bagaimana awal mula tercipta teori evolusi ini? berikut fakta menariknya.

Sebelum dikenal sebagai tokoh geologi, Darwin sebenarnya pernah menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Edinburg. Akan tetapi, ia mengabaikan pendidikannya tersebut dan memilih menyelidiki invertebrata laut. Darwin memang sangat senang dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan alam karena ia adalah seorang naturalis. Setelah itu, ia memulai pelayaran bersama Beagle selama 5 tahun untuk mengetahui asal usul alam semesta. HMS Beagle adalah sebuah kapal layar di dikepalai oleh Robert Fitzroy. Sang kapten sendiri awalnya berniat untuk membuat garis peta di sepanjang pantai Maerika Selatan. Bersama dengan sang kapten, Darwin jadi punya banyak kesempatan untuk mengembangkan kariernya sebagai seorang naturalis.

Sebelum ekspedisi berjalan, ayah Darwin, Robbert Darwin, sempat menentangnya karena dianggap sebagai pemborosan waktu. Namun, pada akhirnya Robert Darwin menyetujui ekspedisi tersebut dan berlayarlah ia ke garis Pantai Amerika. Perjalanan ekspedisi selama 5 tahun ini memberikan perubahan yang besar dan sangat dramatis, khususnya di bidang ilmu-ilmu alam.

Selama pelayaran tersebut, Darwin membaca buku karangan Charles Lyell berjudul Prinsip-Prinsip Geologi. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa penampilan geologis adalah akibat dari proses bertahap selama periode kehidupan yang panjang. Buku tersebut sedikit banyak mempengaruhi teorinya. Setelah sampai di daratan Amerika Selatan, Darwin menemukan fosil mamalia raksasa yang sudah punah. Ia meneliti dan mengidentifikasi setiap fosil yang ia temukan dan membandingkannya dengan yang ada di negara lain. Banyak hal yang telah terjadi selama ekspedisi, termasuk dilanda gempa saat melintasi Chili. Meski sudah cukup lama berlayar, Darwin juga masih sering mengalami mabuk laut. Darwin membuat banyak teori berharga yang sampai sekarang dijadikan sebagai dasar ilmu pengembangan.